Minggu, 07 Agustus 2016

Nobar The Beginning Of Life


Hari ini nonton dan belajar bareng film the Beginning of Life. Sebenarnya film ini bisa didownload di iTunes ataupun Netflix, tapi ngga tahu ada ngga subtitles Indonesianya. Karena berbagai nara sumber menggunakan bahasa ibu masing-masing. Ngga cuma inggris tapi perancis, Mandarin, India, dan ntah bahasa apalagi yang aku tak paham. Nah, untuk penayangan di Indonesia -subtitle Indonesia- diselenggarakan sama Teman Takita dan Asoka Indonesia.

Film dokumenter berdurasi 90 menit ini ditulis dan di sutradarai oleh Estella Renner, bertempat di Argentina, Brazil, Kanada, Cina, Perancis, Italia, Kenya dan Amerika Serikat. 

Film ini tentang peran penting tahun-tahun awal kehidupan anak-anak dalam menentukan masa depan keberhasilan mereka. Dokumentasi kehidupan awal anak-anak dan keluarga mereka - dari beragam latar belakang keluarga -disertai fitur wawancara dengan para pakar dari arena pengembangan anak usia dini.

Pengembangan anak usia dini yang efektif terjadi ketika anak-anak merasa dipelihara, dirawat, dilindungi dan dicintai kedua orang tua dan lingkungannya. Ketika anak-anak menerima semua elemen kunci tersebut dalam tahun-tahun penting hidup mereka, mereka memiliki kesempatan terbaik untuk mengembangkan sepenuhnya.

Nonton film ini saya jadi menyadari cara padang LiLo yang Oh My God, kadang susah masuk akal saya. kalo LiLo lagi bertingkah I keeping asking why? Kenapa mereka bertingkah begitu? Di film ini digambarkan bagaimana anak kecil suka melempar barang saat si high chair dan dikemukakan alasannya. Lalu film ini juga menggambarkan bagaimana lingkungan sosial sama pentingnya dengan genetika dalam mempengaruhi perkembangan anak. We need one village to raise a  child. Pemerintah dan pembuat kebijakan perlu bercampur tangan dari sekarang untuk memprioritaskan investasi di tahun-tahun awal kehidupan anak-anak. Ya kalo di Surabaya, PAUD digalakkan. Kurang parenting class before marriage, nih. Setuju pemirsah? 

Dan satu lagi ketika nonton ini..., 'ternyata saya tidak sendiri' 😂 dibelahan bumi sana ada ibu juga yang struggling memahami anaknya. Menahan diri supaya cinta yang membuncah ini tak salah alur. Gimana anak yang bukan kertas kosong. Gimana menyelaraskan fitrah dengan adab. Hahaha....parenting jungle may I say 😋

So far...this good opportunity. Sedikit belajar supaya layak disebut orangtua ^_^


 

0 komentar: