Kamis, 20 Februari 2014

Avène Thermal Spring Water

Daku terdampak abu vulkanik Kelud :( Memang Surabaya sempat hujan abu kurang lebih 1-2 harian selepas gunung kelud meletus. Alhamdulillah Surabaya diguyur hujan lebat jadi udara nggak enggap-enggap amat. Sampai hari sabtu (15 Februari ) nggak keluar rumah tapi kan tetep ke halaman belakang, bersentuhan langsung sama udara terbuka. Nah, hari selasa tuh kulit mulai kerasa kering. Kalo dilihat nggak ada yang aneh. Apalagi kalo sumuk, jadi gatal. Ho-oh Surabaya selepas gunung kelud meletus mendung namun lembab. Wah, pertama mikir....efek makan cumi, tapi 1-2 hari kok ga ilang. Efek nyobain cream BB-nya Gym, kok 1-2 hari nggak hilang. Akhirnya curiga kalo ini efek debu. Anak tetangga juga ada yang matanya iritasi karena debu soalnya. Wis, akhirnya ke dokter. Dan betul pemirsah. Oalah....ora bakat mutasi ke negara bergurun berarti. Eh tapi, mutasi ke gunung Alpen juga ga bisa, bengek ik kumat cyn. Sama dokternya (dokter alergiku) cuma dikasih Avène Thermal Spring Water.


Oalah....ini mah sering aku lihat di Guardian dkk. Ya nggak? Pernah lihat?






Tapi apa itu Avène ? Avène sebenarnya adalah sebuah desa di Perancis selatan yang hanya diisi 200 penduduk, itu adalah kawasan lindung di Perancis di mana ada pabrik dapat dibangun untuk menjamin kualitas lingkungan sekitar desa. Satu-satunya pabrik yang terletak di desa adalah Avène - merek - pabrik. Avène menyediakan berbagai macam produk perawatan kulit, memposisikan diri sebagai ' ahli dalam kulit sensitif ''.

Khasiatnya :
1. Menenangkan, bahkan untuk kulit sensitif sekalipun.
2. Memiliki pH 7,5 ( mendekati normal ) yang berarti jika itu disemprotkan pada kulit terbakar, atau luka terbuka, itu tidak akan menyengat atau membakar kulit. Sebaliknya , akan memberikan perasaan yang menenangkan. Dengan demikian, itu sempurna untuk disemprotkan pada luka, kulit terbakar sinar matahari, ruam popok pada bayi dan kulit gatal akibat alergi.
3. Kayaknya bisa jadi toner buat kulit kering.
4. Untuk hasil make up yang dewy, bisa disemprot setelah make up set.
5. Harganya nggak heboh-heboh amatan :)) - Saya sempat deg-degan pas mau bayar di apotek. Ya kali as expensive as mineral water yang ditipi-tipi ntu -
6. Tersedia dalam 3 ukuran 50ml, 150ml, 300 ml.

Masyallah ya, Surabaya - Blitar yang ditempuh 4 jam saja terdampak. Efek kecil terhadap kesehatanku. Apalagi penduduk di sekitar sana :( Semoga segera berakhir dan semua selamat. Alhamdulillah masalahku teratasi. Kayaknya walo sudah sembuh bakalan beli lagi. Fresh gitu lho. Apalagi kalo disimpennya di kulkas. Nyesss....adem. Dan bisa dibeli di Guardian, century, nggak melulu di apotek.

Pic From Here
 Insyallah kalo diberikan kesempatan naik haji, musti sedia ini nih. Aaaminnnnnn!!!

Tidak ada komentar: