Selasa, 11 Agustus 2015

Curhat seus

Saya ibu tidak bekerja dengan anak kembar, Liam dan Logan. Yang biasa disingkat Li(am)Lo(gan). LiLo. Mereka usia 2th 9 bulan. Mereka belum sekolah. Terus apa yang dicurhatkan? Seseorang menjudge saya ibu ambisius karena Liam sudah bisa membaca. Membeberkan soal metal hectic, cedera otak, otak menyusut jika diajarkan calistung.

No....I won't claim my sons genius etc. Kami keluarga biasa. Kami tinggal di Manado walau asal kami dari Surabaya. Kami menggunakan bahasa Indonesia. Walau kadang saya sama suami berbicara bahasa suroboyoan dan terkadang inggris. Tapi kami tidak bilingual family. So, ngajarin anak saya 'salaman dulu nak', bukan 'shake hand...shake hand dulu'. Liam bisa mengenal kata pertama di usia 18bulan. Saat itu dia membaca merk clodinya 'bebibum'. Lambat laun banyak yang dibacanya. Diusia 20bulan adik saya ngetes pake flash card. Yes, Liam bisa membaca nya. Sejak itu dia selalu protes kalo saya membeli buku bahasa inggris. Karena ngga mudeng. Kalo buku bahasa indonesia, dia mampu membaca sendiri. Seorang pendidik pernah berbicara pada saya tentang fotografis memory. Saya dan suami tidak terlalu ambil pusing. Kalo memang Tuhan menganugerahi fotografis memory, semoga berguna buat kebaikan banyak orang. Bagaimana dengan Logan? Kalo mau, dia bisa membaca katalog belanja. Minyak goreng bimoli. Sepeda Family. Tapi memang tak seaktif Liam membacanya. 

Lalu yang bikin sedih apa? Ya dituduh ibu ambisius and hurting their child. Saya tidak mengajarkan membaca. Tapi ya, saya menstimulasi. Saya dan suami membacakan mereka cerita. Rutin sampai hari ini. Mereka mengenal abcd....z, dari lagu. Saya menstimulasi motorik halus dan kasar, seperti di Instagram saya. Just that. I am not Montessori mom. Saya hanya mengajarkan anak saya life skills. Yes, apa yang dihadapi sehari-hari mereka juga belajar kan?! They learning thru playing. Apakah ini menyakiti?! Sebagaimana membiasakan berdoa sebelum makan, sebelum tidur, Al fatiha dll. Ini salah?

So mom....if you read this and feel its you. Yah....terserah :p kalo merasa anaknya udah disekolahkan ikut baby school what ever, sekolah mahal dll dan kemampuan bercakap belum banyak, don't blame other. Don't judge other. Saya menghindari memang membicakan anak kalo bukan sama circle saya. Sama jing-jing atau genk hore. Karena apa.....motherhood itu keras seus.

0 komentar: