Senin, 03 Februari 2014

Choose the sex of your baby

PS : Parental Guidance 

Minjem dari Amazon.com
Saya teringat topik ini. Kemarin dulu di ruang tunggu dokter gigi, ada majalah kesehatan - yang lupa namanya - Majalah kesehatan dari Singapore, sih. Nah, salah satu artikelnya ada yang berdasarkan buku Hazel Chesterman-Phillips, ‘Choose the sex of your baby – the natural way’. Dari dulu saya penasaran, secara ilmiah gimana sih sistem kerjanya. Nah, begini alurnya.

Menurut artikelnya, perilaku female sperm (x) berbeda dengan male sperm (y). Female sperm (x) is an endurance swimmer. Mereka lambat berenangnya tapi bisa survive lebih lama dibanding male sperm (y). Yes, male sperm (y) perenang yang cepat tapi dont last long. Jadi, dari perilaku ini cara menyiasatinya. Menentukan kapan waktu yang tepat sperm ketemu ovum. Berarti kudu tahu ya kakak, kapan masa ovulasinya, biar bisa bikin kapan waktu intercourse-nya. Untuk mendapatkan laki-laki, ovum harus tinggal di tuba fallopi,  In that way, there’s big chance that the first sperm to arrive to the ovum would be a male sperm. Nah, kalo anak perempuan intercourse harus sebelum ovulasi, paling nggak 3 hari sebelum. Apparently female sperm can last for 3 days.  Therefore, when the egg is released some female sperms would be waiting to fertilise the egg. Untuk tahu masa ovulasi bisa pake rumus-rumus itu lah. Suhu basal tubuh, atau pake applikasi.

Nasihat penting lainnya adalah jumlah sperma. Panas berkontribusi terhadap jumlah sperma. Jumlah sperma yang tinggi akan membantu anda untuk mendapatkan anak laki-laki, sementara sperma rendah untuk anak perempuan. Sperma rupanya diproduksi pada suhu lebih rendah dari suhu tubuh normal, oleh karena itu jika anda ingin memiliki anak laki-laki, anda harus menjaga skrotum dingin, sementara untuk memiliki anak perempuan, anda harus menjaga skrotum sedikit panas.

Ada lagi di artikel itu dengan diet tertentu....berhubung saya musti masuk ruang praktek jadi nggak kebaca :)) Selamat mencoba bagi yang ingin mencoba. Terus cerita-cerita pengalamannya, ya! Cara-cara seperti ini nggak ada garansi ya kakak.....apapun itu  a child is a blessing ;) 

Sekian pelajaran biologinya!!! 

0 komentar: