Kamis, 26 Januari 2012

Some goodbyes are better without words, is it?

Pagi tadi tidak seperti pagi biasanya. Di linimasa twitter, saya mengetahui sahabat blogger saya, Anastasia, papanya - Pak Roseno - berpulang. Beberapa hari terakhir saya selalu membawa pak Roseno dalam doa-doa saya supaya beliau pulih. Namun, Tuhan berkehendak lain. 

Beberapa saat saya termenung. Some goodbyes are better without words. Tapi nggak ada perpisahan yang tidak meninggalkan lubang di hati, bukan? Walau, saya yakin, sahabat saya bisa melalui ini dengan kuat.

Kita tidak pernah tahu berapa lama waktu kita bersama mereka.

Remember,
Sometime we are too busy growing up, and we forget they are also growing old.

Di sisi lain saya memahami. Mereka tidak meminta material. Di tengah kecerewetan mereka, mereka hanya mau kita hidup bener. Ndak ada orang tua yang mau anaknya hidup menjadi 'titisan setan'. Bahkan ibu penabrak tragedi Tugu Tani pun sedihnya minta ampun. Iya, sepertinya cukup itu yang diinginkan orang tua. Kita menjadi manusia berjalan di jalan yang benar.

In the end. Semoga Anas kuat menghadapi ini. Dan Om Roseno bahagia di sana ya, Om. Tuhan telah mengangkat sakitmu.

2 komentar:

Anastasia mengatakan...

Kakakkkkk, terima kasih ya doanya selama ini.
Kita doa minta kesembuhan, sekarang Tuhan kabulkan doa kita. Papa sudah tidak sakit lagi. :)

Terima kasih banyak ya kakak.
Tuhan berkati :)

PRIMADIKA mengatakan...

^^