Tampilkan postingan dengan label akucintaindonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akucintaindonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Mei 2011

Secuplik cerita di Medan - Kisaran

Untuk pertama kalinya di tanah Sumatera.
 
Minggu lalu saya kebagian tugas kantor ke Kisaran kabupaten Asahan. Perjalanan darat yang harus saya tempuh dari Medan ke Kisaran kurang lebih 4 jam -Pertama kalinya melintasi raya lintas Sumatera-. Berhubung banyak jalan yang diperbaiki molorlah menjadi 5 jam-an. Sepanjang mata memandang, terhampar perkebunan sawit dan karet. Mungkin karena letaknya yang mendekati pantai (Tanjung Balai) jadi, udaranya puanaaaasssss. Mandi 4x sehari nggak mempan menghalau biang keringat :(((

Sawit terhampar

Dan sebagai wisatawan yang baik. Maka saya harus merasakan kuliner khas sana. Uhm...ya, sebagaimana daerah Sumatera, makanan bersantan menjadi idola. Ga pa-palah sekali-sekali.

Bubur Jagung

Miso Bacok
Miso bacok disebut bacok karena menggunakan tetelan ayam :p Hehehe...keburu pikiran seram ya?

Soto Medan. Nom nom nom....

Lalu, weekend saya pergunakan untuk berkunjung ke keluarga besar M. Noor. Pertama kali bertemu keluarga pacar yang ada di Medan. Ketemu nenek, uwak, tante, om, dan para sepupu. Begitu nyampe, tante Nina -adik dari mama Rita- ngajakin ke Asun daerah Paga Ruyung Kampung Keling. Sangat terkenal sejak jaman nenek moyang. Pak Bondan juga ngeliput. Sate kerang dan kerang rebusnya juga enakkkkk. -Saya cuman nyoba satu biji kok-. Sodara sepupu pacar, biuh, buesaaaarrrr dan tinggi 180an. Dunia langsung menyempit :p They all nice.

Pulangnya masih dibawai oleh-oleh. Salah satunya risoles Go-go. Masyallah. Wuenakkkk dan nikmat. Selain itu beli juga bika ambon A hun. Bika ambon Zulaikah habis. Satu hal yang dipelajari. Kuliner yang top markotob harus sabar. Karena macam nunggu dokter. Ngantri Cynnn.

Kwetiau Asun
Lupa foto, jadi foto aku ambil dari sini, ya
Hehehe....see you soon Medan.

*Bikin daftar oleh-oleh pas mama mertua mo ke Medan bulan 7 :p

Rabu, 18 Agustus 2010

Merdeka itu melewati quarter-life-crisis dengan indah ^_^

MERDEKA!!!

Sedikit sibuk. Deadline dari kantor, deadline Jakarta Fashion Week, dan juga deadline dari Detik.com. Huhuy...lolos gitu tahap selanjutnya untuk #AKU CINTA INDONESIA. One step closer. Mudah-mudahan masuk jadi 66 Finalisnya, walau berhadapan sama blogger kece-kece itu, plus penulis yang sudah best seller. *.Tidak ada kata menyerah untuk Indonesia :p

Anyway, Alhamdulillah bisa diberi kesempatan Tuhan Sang Maha Pemberi Hidup usia ke-26. Melewati 25 tahun dengan amazingnya *.Joged waka-waka. Langsung merinding. Tuhan memang selalu menggenapi janjiNya. Huhuy! Jalan-jalan ke Jepang dan tentu saja kehidupan yang #healthylicious. Belum lagi keluarga dan pacar yang selalu support. Sahabat-sahabat berbagi suka dan duka. I love you always. *.Peluk satu-satu.

Dan juga semua teman FB maupun twitter yang sudah menghujani saya dengan beribu-ribu harapan baik. Semoga Tuhan Maha Besar selalu merahmati kita dengan kesehatan dan dilindungi dalam segala kebaikan.

Well, 26 tahun...wow!!! Tangung jawab untuk lebih dewasa (Trust me! Umur adalah harga yang mahal untuk menebus kedewasaan). Semoga di usia ke-26 nanti...semua gairah,karya, dan cinta ku untuk memuliakan namaMu. Menjadi berkat bagi sesamaku. Apapun RancanganMu adalah guide bagiku. Dan orang-orang di sekeliling saya selalu dalam lindungaNya.

Atas : Boby
Ki-Ka : Dandy, Sinthia, Rifki (cicit Soedjono), Aku, Paumpy, Paundra (Kurang mbak Nita dan mas Iwan), Yang moto pacar saya si cinta Fitri :p

Oia, karena rada ribet sebenarnya kemarin males mau ngapa-ngapain. Eh, tiba-tiba mama saya bikin acara. Buka bersama The Soedjonos -Saya itu beruntung. Tiap tahun, ulang tahun saya selalu didatangi keluarga besar lengkap- Selain natal dan lebaran, hari ulang tahun saya menjadi momment ngumpul. Bisa jadi karena gampang diingat. 17 Agustus. Atau juga karena alm. mbah Kakung saya, mbah Soedjono lahir di hari yang sama. Jadi, seingat saya, seumur hidup ulang tahun selalu dirayakan sama keluarga besar yang benar-benar 'buesarrrrr' ukurannya :p

Anyway, sekali lagi bye my life-quarter-crisis and welcome my amazing 26. Huhuy...!!! And the journey begin.

Have nice sleep anyone.


Selasa, 10 Agustus 2010

#Aku Cinta Indonesia 2



Hahay! Kemarin email cinta dari detik.com masuk. Langsung goyang sinchan. Saya masuk semi finalis. Si kakak Dimas juga masuk.

Deg-degan euy pas jawab tugas pertama. Tugas pertama berupa esai tempat tujuan yang ingin dikunjungi. Berbeda dengan ketika pendaftaran. Awalnya memilih Sulawesi Utara. Kenapa Sulut? Ya, ada abang juga ada bala kurawa yang bisa memberi info 'hot spot' di sana. Tapi setelah dipikir-pikir, saya nggak punya surat ijin menyelam. Jeng! Jeng! Jeng! Padahal kan di Sulut potensi banget wisata baharinya. Ya, sudahlah. Daripada saya nggak all out akhirnya pindah tujuan wisata.

Setelah mencurahkan pendapat dalam 200 kata...akhirnya....SEND!!! Mudah-mudahan rejeki.

Btw, pendaftaran masih dibuka lho. Sampe 18 Agustus 2010. Daftar rame-rame di sini Yuk! Sama-sama nyebar SEMANGAT CINTA INDONESIA dengan berbuat sedikit untuk ibu pertiwi tercinta.

Jumat, 30 Juli 2010

#Aku Cinta Indonesia

Gara-gara email dari detik.com dan iming-imingnya yang luar biasa, saya sempat labil. Aih, aih...keliling Indonesia, hore-hore, dan menulis. Ini kan passion-ku banget. Banget...nget...nget. Sebagaimana orang yang lahir dan besar di Jawa, ketakutan kalo berwisata di luar jawa akan menemukan fasilitas yang minim bikin maju mundur. Eh, fasilitas minim nggak cuman di luar jawa aja ding...di lembah gunung wilis Kediri juga minim.

Setelah bertapa, diputuskan kalo saya harus ikut atau menyesal 7 turunan. Setelah proses pendaftaran...kok?! Eh, kok?! Banyak muka yang dikenal ya? Hahaha... dari ribuan pendaftar saya menemukan kakak Dimas, Mas Tuhu, Nathalia, Riri. Fyi, mereka para finalis Soyjoyhealthylicious kemarin. Eh, kalo mas Tuhu itu rekan perjalanan saya ke Jepun kemarin. Lalu ada penulis best seller itu dan kalo nggak salah pembuat games absurd itu juga terdaftar dan banyak muka-muka familiar lainnya.

Dari tempat wisata yang ditawarkan untuk 33 provinsi, saya terbengong-bengong. Ternyata banyak potensi wisata di luar sana. Nggak cuma bunaken, belitung, karimun jawa, danau toba. *.Langsung merasa bodoh seketika.

Yang terpukau (lagi), ada lho tujuan wisata namanya Raja Ampat. Itu merupakan daerah konservasi internasional pula. *plakkk! Letaknya di Papua barat. Setelah googling lebih lanjut saya menemukan banyak tulisan Raja Ampat yang dibuat oleh foreigner. Oh, yeah... T_T

The Coral Triangle is the heart of the world's coral reef biodiversity, making Raja Ampat quite possibly the richest coral reef ecosystems in the world.

Nggak heran, semua travel yang menyediakan paket liburan ke sana memasang tarif dalam dollar atau euro karena yang datang orang asing. Eh, atau pengelolanya juga orang asing ya?! ~_~

Mudah-mudahan saya terpilih menjadi satu dari 66 orang yang berkesempatan mengenalkan Indonesia melalui ragam kebudayaannya, elok pemandangannya, dan unik masyarakatnya. Paling nggak, kesempatan ini bisa membuat saya sadar. Indonesia itu bukan hanya jawa saja. Indonesia betul-betul dari sabang sampai Merauke.