![]() |
| Dan, Din, Mama DanDin, Papa DanDin |
Tampilkan postingan dengan label Dream and Obsession. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dream and Obsession. Tampilkan semua postingan
Jumat, 04 Maret 2011
Bersama anak-anakku ^^
Alhamdulillah, proses 'kehamilan' trisemester pertama sudah terlampaui ^^
Minggu, 13 Februari 2011
From Formula One With Love :))
I can't stop laughing :))
Jadi, tadi tiba-tiba cinta fitri ngobrolin tentang nonton F1 di Singapore. Wuah!!! One of my dream ; watch Formula one live. Walau...walau...semenjak musuh bersama aka Schumacher lengser, saya nggak lagi terlalu ngikutin. Banyak sirkuit baru masuk, dan salah satunya night race di Singapore.
Dan ngomong-ngomong soal F1. Bisa dibilang perkenalan saya sama cinta fitri ini sedikit banyak berhubungan dengan F1. Ketika naik kelas 3 SMA, saya pisah kelas sama Tian dan Rezki. Temen saya yang demen ngobrolin Formula 1. Dari Juan Pablo Montoya's haters sampe Janson Button's lover :)) Pas naik kelas 3, kelasnya jauhan saya jadi nggak punya temen ngobrolin F1. Best friend cowo saya Firly, Hendra dan Alex yang diobrolin bola. Well...Dan...ternyata...Cinta Fitri bisa lho diajak ngobrol soal seru-serunya formula 1.
Tapi....malam ini...sebuah pengakuan :
"Yah, aku riset formula one biar bisa ngobrol sama kamu".
Sebuah pengakuan yang bikin shock. Oh, well. Bahkan sebelum kami berpacaran. Masa-masa jadi temen ngobrol, F1 pun jadi topik pembicaraan sms ketika kuliahnya mulai berjauhan kota. See, he gets into it just because he needs a topic to talk to me. Funny enough for me. Now, almost 10 years we've been together. 3 years as a best-friend, and 6 years as bf-gf.
Don't you think he is so sweet? OK, you can throw up now :p
Senin, 06 September 2010
Song of the day : Moving On
mungkin pernah ku menangis
mungkin diriku pernah tersakiti
namun diriku kini kembali
coba nikmati indahnya dunia
tiada lagi bayangan dirimu
yang selalu mencoba menahanku
reff:
bersama mentari ku bernyanyi
mewarnai hari-hari
bersama pelangi ku menari
menyambut bebasnya hati ini
tiada lagi yang mampu menghalangi
aku takkan berhenti melangkah
’cause i’m moving on
mungkin pernah ku menangis
mungkin diriku pernah tersakiti
(namun diriku kini kembali)
coba nikmati indahnya dunia
tiada lagi bayangan dirimu
yang selalu mencoba menahanku
Good luck for me, and good luck for you too. Hehehe...tunjuk satu bintang dan raihlah saat impianmu jadi nyata...saatnya kan tiba bintang pun bersinar, saat impianku jadi nyata.... ^_^
Jumat, 30 Juli 2010
#Aku Cinta Indonesia
Gara-gara email dari detik.com dan iming-imingnya yang luar biasa, saya sempat labil. Aih, aih...keliling Indonesia, hore-hore, dan menulis. Ini kan passion-ku banget. Banget...nget...nget. Sebagaimana orang yang lahir dan besar di Jawa, ketakutan kalo berwisata di luar jawa akan menemukan fasilitas yang minim bikin maju mundur. Eh, fasilitas minim nggak cuman di luar jawa aja ding...di lembah gunung wilis Kediri juga minim.
Setelah bertapa, diputuskan kalo saya harus ikut atau menyesal 7 turunan. Setelah proses pendaftaran...kok?! Eh, kok?! Banyak muka yang dikenal ya? Hahaha... dari ribuan pendaftar saya menemukan kakak Dimas, Mas Tuhu, Nathalia, Riri. Fyi, mereka para finalis Soyjoyhealthylicious kemarin. Eh, kalo mas Tuhu itu rekan perjalanan saya ke Jepun kemarin. Lalu ada penulis best seller itu dan kalo nggak salah pembuat games absurd itu juga terdaftar dan banyak muka-muka familiar lainnya.
Dari tempat wisata yang ditawarkan untuk 33 provinsi, saya terbengong-bengong. Ternyata banyak potensi wisata di luar sana. Nggak cuma bunaken, belitung, karimun jawa, danau toba. *.Langsung merasa bodoh seketika.
Yang terpukau (lagi), ada lho tujuan wisata namanya Raja Ampat. Itu merupakan daerah konservasi internasional pula. *plakkk! Letaknya di Papua barat. Setelah googling lebih lanjut saya menemukan banyak tulisan Raja Ampat yang dibuat oleh foreigner. Oh, yeah... T_T
The Coral Triangle is the heart of the world's coral reef biodiversity, making Raja Ampat quite possibly the richest coral reef ecosystems in the world.
Nggak heran, semua travel yang menyediakan paket liburan ke sana memasang tarif dalam dollar atau euro karena yang datang orang asing. Eh, atau pengelolanya juga orang asing ya?! ~_~
Mudah-mudahan saya terpilih menjadi satu dari 66 orang yang berkesempatan mengenalkan Indonesia melalui ragam kebudayaannya, elok pemandangannya, dan unik masyarakatnya. Paling nggak, kesempatan ini bisa membuat saya sadar. Indonesia itu bukan hanya jawa saja. Indonesia betul-betul dari sabang sampai Merauke.
Setelah bertapa, diputuskan kalo saya harus ikut atau menyesal 7 turunan. Setelah proses pendaftaran...kok?! Eh, kok?! Banyak muka yang dikenal ya? Hahaha... dari ribuan pendaftar saya menemukan kakak Dimas, Mas Tuhu, Nathalia, Riri. Fyi, mereka para finalis Soyjoyhealthylicious kemarin. Eh, kalo mas Tuhu itu rekan perjalanan saya ke Jepun kemarin. Lalu ada penulis best seller itu dan kalo nggak salah pembuat games absurd itu juga terdaftar dan banyak muka-muka familiar lainnya.
Dari tempat wisata yang ditawarkan untuk 33 provinsi, saya terbengong-bengong. Ternyata banyak potensi wisata di luar sana. Nggak cuma bunaken, belitung, karimun jawa, danau toba. *.Langsung merasa bodoh seketika.
Yang terpukau (lagi), ada lho tujuan wisata namanya Raja Ampat. Itu merupakan daerah konservasi internasional pula. *plakkk! Letaknya di Papua barat. Setelah googling lebih lanjut saya menemukan banyak tulisan Raja Ampat yang dibuat oleh foreigner. Oh, yeah... T_TThe Coral Triangle is the heart of the world's coral reef biodiversity, making Raja Ampat quite possibly the richest coral reef ecosystems in the world.
Nggak heran, semua travel yang menyediakan paket liburan ke sana memasang tarif dalam dollar atau euro karena yang datang orang asing. Eh, atau pengelolanya juga orang asing ya?! ~_~
Mudah-mudahan saya terpilih menjadi satu dari 66 orang yang berkesempatan mengenalkan Indonesia melalui ragam kebudayaannya, elok pemandangannya, dan unik masyarakatnya. Paling nggak, kesempatan ini bisa membuat saya sadar. Indonesia itu bukan hanya jawa saja. Indonesia betul-betul dari sabang sampai Merauke.
Sabtu, 04 Juli 2009
THE PURSUIT OF HEALTHINESS
Saya berpikir, can we enter the after life gracefully?
Setelah harus masuk UGD 2 kali dan hanya berselang 1 bulan karena masalah sepele, saya jadi mikir...what did i do?...
Ckkk...saya jadi merinding sendiri. Mana pula ditimpa talk show WHT, umur 26 tahun pengangkatan miom, teman saya meninggal karena kelelahan, serangan jantung yang juga menimpa orang muda. OMG! Usia saya belum genap 1/4 abad. kok sepertinya dosa menggotori bait Allah sudah sedemikian hingga parahnya.
Mari kita re-check. Bangun pagi, minum segelas air, morning pray dan harusnya jalan pagi mengolah jantung. Pada kenyataannya, yang saya lakukan adalah, nyalahin televisi dan nonton Fashion TV. Agak siangan bikin kopi sambil baca koran. Harunya minum susu buat kesehatan tulang. Lalu, sarapan oatmeal suka begitu saja dilewatkan dan memilih makan croisant. Mending kalo kosong, lha kalo ada kejunya?! Di kantor, suasana tegang, deadline, bikin stress...gitu dopingnya dark chocolate. Pake mente pula. Sejauh ini memang, saya tidak terlibat narkoba :p, bukan social drinker, juga bukan social smoker. Tapi...lingkungan saya deadly smoker.
Semua itu ditumpuk jadi satu. berkerak! Dan hasilnya. Yup, alergi saya sudah bermutan menjadi maag kronis. Never been like that before. Kolesterol! PR lama. Dan tekanan darah saya yang cenderung tinggi. Ckk...ckkk...belum lagi warisan dari para sesepuh. Mending kalo warisannya tanah berhektar-hektar. lha ini, darah tinggi -Mbok ya, warisan itu darah biru- Nenek pernah ada riwayat cancer, bapakku riwayat pasang ring empat.
Harusnya di tahun 2009 one of the luckiest year...Saya merubah gaya hidup nggak bermutu ini.
1. 2 kali/minggu jalan pagi deh
2. 1 kali pilates deh - Sayang lutut
3. Tiap pagi minum susu
4. Tanggal merah nggak boleh minum kopi - Kortingnya segini aja dulu
5. 3 kali/minggu menu vegetarian -Sayang mama belanja bahan organik, katering ahimsa...mahal kak! :p
6. No soda
7. No junk food
8. Do daily chores by herself!
9. Kurangi stres berlebihan
10. Have to say...eat chocolat once a month
Terlalu banyak cita-cita yang dipertaruhkan kalo nggak ngelakuin ini. You are what you eat. Menjadi cantik dan sehat tidak hanya identik dengan fisik semata tetapi juga dari hasil kerja yang mulus. Tuhan itu maha adil. Setiap orang diberi keistimewaan masing-masing. Hanyalah masalah waktu untuk menyadari keistimewaan yang kita miliki. Dan memilih melakukan apa untuk keistimewaan tersebut. Saya memilih...menjaga bait Allah sekuat tenaga. Doakan saya ^_^
Minggu, 14 Juni 2009
They said : It just about the passion
Tempat saya berkuliah dulu mendidik mahasiswanya untuk menjadi entrepreneur. Memang nature familynya pada kebanyakan teman saya adalah berwirausaha. Dan itu rupanya mendarah juga di saya. Yup, memang pada saat ini saya masih tercatat menjadi karyawan Wijaya Group tetapi saya juga running sebuah bisnis masa depan.
Jujur, mengapa saya mau bersusah-susah set up my own? Bermula dari, kekuatan memberdayakan masyarakat tidak bisa bergantung kepada pemerintah, tetapi fully masyarakat sipil yang menggerakkan rodanya. Karena saya percaya...justru kekuatan itulah yang membuat Indonesia menjadi lebih baik. Dari niat awal yang sangat sederhana, saya mau membantu orang lain mencari penghidupan!
Ayah saya yang berwirausaha dibidang teknik sipil jauh 'berkekayaan' dibandingkan ibu saya yang pegawai negeri dengan pangkat lumayan. Tap ibu saya bilang, kalo jadi pegawai negeri aja nggak mungkin bisa menyekolahkan anak, apalagi keduanya di swasta. Well, walaupun pelayanan askesnya bagus untuk saat sekarang.
Ayah saya selalu bilang, kamu jangan jadi pegawai saja. Ditantanglah saya. Sampai akhirnya pertengahan tahun lalu saya mengajukan bisnis plan. Dan....beliau hanya bilang it's good. Tapi....Pengajuan 'kredit' ke beliau DITOLAK saudara-saudara. Saya?! Down. Rada sebel sama papa. 'Iki karepe piye to bapakku?'
Papa selalu punya cara 'menguji' saya. Karena memang berkat jalan Tuhan dan niat untuk membantu orang lain...saya punya usaha saya sendiri. Sekarang tertatih, sakit, kecewa, tapi inilah cara Papa saya membuat saya belajar.
Perlu diketahui memulai itu tidak pernah mudah. Sulit sekali! Beda jika kita pegawai. Kita punya bos yang menjalankan rencana besar. Tinggal ikutin saja itu. Tapi ini beda. kita adalah perencananya. Berhasil atau tidak, semua ada di tangan kita sendiri.
Dan siang tadi, aku liat Oprah. So inpired
Gurbaksh Chahal, 26 years old. (2 tahun lebih tua daripada saya). Lahir di Punjabi India, tahun 1985 berimigrasi ke US di San jose. Tahu 1998 dropped out dari SMA dan memilih mendirikan click agent, yang kemudian dijual pada tahun 2000 senilai 40 juta US. Kemudian dia kembali mendirikan perusahaan bernama Bluelithium yang pada tahun 2007 dibeli oleh yahoo sebanyak 300 juta dollar in cash. O.M.G!
Lain lagi Tony Hsieh. CEO dari online shoe store Zappo. Lulusan harvard ini tahun 1998 menjual link exchange ke miscosoft senilai 265 juta dollar.Banyak orang berhasil di dunia ini. I just love them. Karena sederhana sekali, mereka hanya bilang Started with passion. Huhuhu...saya jadi termehek-mehek. Ayo prima, lebih ikhtiar lagi!!!
Saya percaya in God hand we pray and say thank you!!!
Jumat, 17 April 2009
Indonesia menjadi tuan rumah di negara sendiri
Saya bersyukur lahir di Indonesia. Kekayaan budaya, kerajinan dari Indonesia itu benar-benar luarrr biasa. Kemarin saya sempat bergabung dengan salah satu kegiatan yang dilakukan DEKRANAS (Dewan Keterampilan Nasional) kota Surabaya. Wah, kreatifitas itu ternyata bukan hanya milik orang Yogya dan Bali saja. Orang surabaya pun ternyata kreatif. He he he...
Banyak juga ya industri kreatif berkembang di Surabaya. Batik, kebaya, aksesoris etnik, souvenir dan masih banyak lagi. Duh, jujur aja...aku merogoh kocek lumayan untuk belanja-belanja. Apa aja ya??? Batik kimono, kebaya cokelat, kalung, lotion,ratus. Hehehe...gak pa-pa deh, belanja banyak tapi kan untuk barang produksi dalam negeri. UKM pula.
Kemarin sebel banget ketika ketemu sosok teman. aku yang memang masih tertakjub-takjub dengan UKM bercerita tentang 'kecantikan' kebaya dan lain sebagainya. Si teman bertanya harga. Aku jawab 300.000,-. Aku cuman diberi dengusan nafas. Kupikir, dia kecewa karena mahal. Namun, statement berikutnya, "Mending gue belanja ke Mango kale!". Gubrak!!! Lalu aku merenung, begitu kali ya...tapi kenapa? Kualitas jelek? Amat sangat nggak. Handmade lho! Desaign bagus, nggak jadul, gaul pula. Kenapa ya kok dibandinginnya Mango? Merk luar. Apa iya, segitunya. Produksi kita nggak bisa bersaing dengan mereka? Aku nggak muna, di lemari gue ada kok Mango, Body&Soul, Charles&Keith, Zara, tapi ya berjajar berdampingan dengan batik punya rumah batik melati, batik canting, rumah kain, danar hadi, Mirota. Sama worthednya! mengeluarkan 300.000 untuk Manggo nggak masalah, mengeluarkan 300.000 untuk kebaya nggak masalah. Asal sesuai kebutuhan dan kualitas barangnya. Bukan darimana brand tersebut berasal :p
Pengen deh,-ini mudah-mudahan disambut sebagai doa dan niatan baik ya- bikin surabaya fashion week. Mengumpulkan para desaigner surabaya. Kita nikmati. Kira-kira banyak yang berminat nggak ya? Orang-orang kaya surabaya, yang ngakunya melek fashion, penikmat fashion. Atau fashion hanya untuk status? menggunakan baju langsiran Marni, sepatu jimmy cho, tas Lv, kacamata Dior dan handphone blackberry. Kapan ya Indonesia jadi tuan di rumah sendiri? Atau keinginan saya itu hanya mimpi? Hmm...nggak deh! Saya berjuang untuk itu ^_^
Banyak juga ya industri kreatif berkembang di Surabaya. Batik, kebaya, aksesoris etnik, souvenir dan masih banyak lagi. Duh, jujur aja...aku merogoh kocek lumayan untuk belanja-belanja. Apa aja ya??? Batik kimono, kebaya cokelat, kalung, lotion,ratus. Hehehe...gak pa-pa deh, belanja banyak tapi kan untuk barang produksi dalam negeri. UKM pula.
Kemarin sebel banget ketika ketemu sosok teman. aku yang memang masih tertakjub-takjub dengan UKM bercerita tentang 'kecantikan' kebaya dan lain sebagainya. Si teman bertanya harga. Aku jawab 300.000,-. Aku cuman diberi dengusan nafas. Kupikir, dia kecewa karena mahal. Namun, statement berikutnya, "Mending gue belanja ke Mango kale!". Gubrak!!! Lalu aku merenung, begitu kali ya...tapi kenapa? Kualitas jelek? Amat sangat nggak. Handmade lho! Desaign bagus, nggak jadul, gaul pula. Kenapa ya kok dibandinginnya Mango? Merk luar. Apa iya, segitunya. Produksi kita nggak bisa bersaing dengan mereka? Aku nggak muna, di lemari gue ada kok Mango, Body&Soul, Charles&Keith, Zara, tapi ya berjajar berdampingan dengan batik punya rumah batik melati, batik canting, rumah kain, danar hadi, Mirota. Sama worthednya! mengeluarkan 300.000 untuk Manggo nggak masalah, mengeluarkan 300.000 untuk kebaya nggak masalah. Asal sesuai kebutuhan dan kualitas barangnya. Bukan darimana brand tersebut berasal :p
Pengen deh,-ini mudah-mudahan disambut sebagai doa dan niatan baik ya- bikin surabaya fashion week. Mengumpulkan para desaigner surabaya. Kita nikmati. Kira-kira banyak yang berminat nggak ya? Orang-orang kaya surabaya, yang ngakunya melek fashion, penikmat fashion. Atau fashion hanya untuk status? menggunakan baju langsiran Marni, sepatu jimmy cho, tas Lv, kacamata Dior dan handphone blackberry. Kapan ya Indonesia jadi tuan di rumah sendiri? Atau keinginan saya itu hanya mimpi? Hmm...nggak deh! Saya berjuang untuk itu ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)


