Jumat, 20 April 2012

Dear L



Sebagaimana ujung samudera yang penuh misteri, begitu juga hidup.

Dear L,

Maafkan aku, aku tertidur ketika smsmu nyampe. Aku membeku mencerna kalimatmu. Magrib aku masih memohon keajaiban buatmu dan dia. Namun Allah Maha Baik punya rencana sendiri. Tapi aku yakin, itu rencana terbaik untukmu dan keluarga.

Aku tak bisa berkata banyak. Aku mau memelukmu saja. Walau dalam diam tanpa kata cinta bisa dirasakan. Kami sahabatmu mencintaimu.

0 komentar: